Pemeran Hurem Mengidap Burnout Disorder

Meryem Uzerli Mengidap Burnout Disorder

Meryam Uzerli, pemeran Hurem atau Aleksandra dalam King Suleiman Abad Kejayaan mengalami penyakit psikis yang dinamakan Burnout Disorder. Sebagaimana pernah disinggung dalam artikel "Biodata Meryem Uzerli, Pemeran Aleksandra" ia mengidap penyakit burnout disorder yang membuatnya kesulitan dalam pekerjaannya.

Berita mengenai Burnout Disorder yang diderita Uzerli Meryem ini mengingatkan masyarakat Indonesia kepada salah satu artis nasional Marshanda yang mengidap Disorder Tipe 2. Tentunya penyakit-penyakit yang banyak diderita masyarakat modern ini harus diketahui masyarakat banyak agar dapat memahami serta mencegahnya.

Mengapa demikian? Karena penyakit-penyakit yang menyerang pikiran dan perasaan (psikis) lebih sulit ditangani daripada penyakit-penyakit fisik. Burnout Disorder maupun Bipolar Disorder tidak terletak di tubuh tertentu, akan tetapi lukanya terletak pada perasaan dan pikiran.

Apa Burnout Disorder?

Burnout Disorder adalah suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan perasaan letih yang amat sangat dan menurunnya fungsi sosial. Biasanya diakibatkan oleh tuntutan yang sangat tinggi, baik dari orang lain maupun oleh dirinya sendiri.

Burnout Disorder menyebabkan penderitanya mengalami kesulitan dalam bekerja. Meryem Uzerli, pemeran Hurem dalam serial King Suleiman Abad Kejayaan bahkan harus pulang ke Jerman guna mendapatkan perawatan intensif.

Penyebab Burnout Disorder

Burnout Disorder adalah keadaan dimana seseorang mengalami tekanan di tempat kerja..Penyebab Burnout Disorder dapat beraneka ragam. Namun intinya sama, yaitu adanya standar tinggi yang diterapkan terhadap seorang individu. Misalnya seorang perfeksionis memiliki standar di atas rata-rata. Sedikit saja kesalahan, misalnya dalam pencapaian sesuatu, ia merasa telah melakukan kesalahan.

Apabila tidak mencapai kesempurnaan sesuai dengan yang distandarkan olehnya, maka seorang perfeksionis akan merasa bersalah. Perasaan bersalah yang terus menerus ini mengakibatkan tekanan psikis, yang selanjutnya disebut stress.

Dan beban stress yang berat dan dalam jangka waktu panjang berakibat terhadap timbulnya gejala depresi seperti:
  1. Pola makan yang berubah
  2. Masalah dengan tidur
  3. Rasa cemas berlarut-larut
  4. Letih yang tidak hilang
  5. Kehilangan daya konsentrasi
  6. Menurunnya memori jangka pendek
  7. Berpikir untuk bunuh diri

Penderita Burnout Disorder akan pula merasa bahwa orang lain menyalahkan dirinya akibat ketidaksempurnaan dalam kerjanya. Padahal sesungguhnya tidak demikian. Burnout Disorder memang hanya membandingkan hasil kinerja dirinya dengan standar yang ia  buat sebelumnya, bukan dibandingkan dengan kinerja orang lain.

Beban kerja yang terlalu berat dan depresi yang dialami seseorang dalam jangka waktu lama juga diperkirakan sebagai penyebab Burnout Disorder. Penderita tidak pernah puas dengan hasil pencapaian meskipun di atas rata-rata.

Dampak dari burnout disorder ini menyebabkan penderitanya menganggap setiap tugas sebagai beban berat, meskipun tugas itu sangat ringan. Mungkin hal ini pula yang menyebabkan Meryem Uzerli mengundurkan diri sebagai Hurrem di  serial King Suleiman: Abad Kejayaan.

Hindari Gejala Burnout Disorder

Jika selama ini Anda menanggung beban stress yang cukup sering, Anda perlu hati-hati terhadap timbulnya Burnout Disorder. Gangguan Burnout Disorder seperti yang diderita oleh Meryem Uzerli mempunyai beberapa gejala, di antaranya:

Keletihan

Pemeran Hurem di King Suleiman: Abad Kejayaan, yaitu Meryem Uzerli, mengalami rasa letih yang amat sangat. Rasa letih yang diakibatkan oleh keletihan psikis lebih berat dibandingkan keletihan akibat kerja fisik.

Meskipun tampaknya tidak melakukan kerja apa-apa, seseorang yang letih karena gangguan psikis merasakan keletihan itu hampir di sepanjang waktu. Mereka merasakan letih di pagi hari ketika bangun tidur, ketika bekerja, dan bahkan di malam hari ketika ingin beristirahat.

Karena letihnya yang terlalu berat, mereka biasanya kesulitan untuk tidur. Hal ini tentunya berbeda dengan keletihan yang hanya menyerang fisik saja. Jika seseorang letih fisik, mereka justru dengan mudahnya jatuh tidur.

Mudah Sakit

Gangguan Burnout Disorder dan penyakit sejenisnya mengakibatkan penderitanya mudah jatuh sakit. Penyakit-penyakit seperti flu, sakit kepala, dan berbagai penyakit lainnya dengan mudah menjangkiti karena menurunnya kekebalan tubuh. 

Pada akhirnya meskipun diawali hanya oleh satu penyakit, tubuh akan semakin ringkih karena energinya dipakai untuk melawan berbagai penyakit yang sudah ada. 

Keletihan Emosi 

Pemeran Hurem, Meryem Uzerli, juga mengalami dampak "kerusakan" emosi.  Sama seperti bipolar maupun borderline personality disorder, penyakit gangguan Burnout Disorder berakibat buruk terhadap sisi emosi penderitanya. 

Penderita Burnout Disorder setidaknya merasakan hal-hal seperti di bawah ini:
  • Tidak sabar
  • Sedih
  • frustasi
  • Merasa jiwanya lebih lemah daripada beban hidup yang harus dihadapi
  • Sangat moody, terkadang semangat terkadang putus asa

Bermasalah dalam Menjalin Hubungan

Hampir semua penderita penyakit psikis menghadapi masalah dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Oleh karena itu tidak mengherankan jika 80% penderitanya gagal dalam membina hubungan rumah tangga. 

Penderita gangguan Burout Disorder mungkin mengalami kesulitan untuk merasa tertarik terhadap seseorang, merasa bahagia, atau merasa bahwa selalu kurang berterimakasih atas kebaikan orang lain. Selain itu, penderita gangguan Burnout Diorder seringkali tidak sabar dalam menghadapi situasi yang melibatkan pasangannya. 


Iklan

Related Posts

Previous
Next Post »